28 Maret 2009

^new york times^

Kamis, 260309

Sumber : Haryanto,Ignatius.2006.The New York Times, Menulis Berita Tanpa Takut atau Memihak.Buku Obor:Jakarta

Siapa yang tidak tahu The New York Times? Salah satu koran paling terkenal di dunia. Bahkan koran ini merupakan koran tertua di Amerika, didirikan tahun 1851 dan dikelola pertama kali oleh Adolph Ochs. Dan seterusnya dikelola oleh keluarga Ochs hingga anak, cucu, cicitnya sampai usianya kini lebih dari 100 tahun! Dibandingkan dengan koran paling tua di Indonesia, yaitu harian Kompas yang baru berdiri 1965, sangat jauh! Sampai saat ini The Times sudah mengiringi langkah lebih dari 20 presiden Amerika, yaitu sejak presiden ke-24 Amerika, Grover Cleveland. Sedangkan Kompas baru mendampingi 6 presiden di Indonesia. (memang baru 6 presiden ci…he13…)

Tak heran The Times dijadikan kiblat persuratkabaran di seluruh dunia. Sejak ada penghargaan jurnalistik di Amerika, Pulitzer hingga tahun 2004 sudah mengantongi 90 penghargaan. Padahal penghargaan itu sangat amat bergengsi di dunia pers Amerika. Hampir tiap tahun The Times menggondol piala penghargaan dari Pulitzer. Sampai2 pernah suatu ketika para juri ingin membuat keputusan bahwa The Times tidak boleh lagi mengikuti ajang ini. Tentu saja The Times tidak sejutu (eh, setuju), karena bagaimanapun juga penghargaan ini menggambarkan bahwa The Times dan para orang2 yang di belakangnya benar2 memiliki prestasi yang patut dibanggakan.

Dengan segala kebesarannya, The Times juga pernah mengalami yang namanya jatuh. Salah satu wartawannya, Jayson Blair, kedapatan melakukan plagiat dan pemalsuan berita. Dengan segala kebijakan yang dilakukan, The Times mampu membangun lagi bentengnya yang ambruk akibat satu sandungan saja. Karena yang terpenting bagi sebuah media masa adalah kepercayaan public. Apabila satu kali saja public merasa dipermainkan, jangan harap kepercayaan itu akan tetap ada.

Ada beberapa tips yang menurut saya pantas ditiru oleh jurnalistik Indonesia, di antaranya integritas, kemampuan, reputasi, dan yang terpenting bagi The Times adalah kepercayaan pembaca. Semuanya masuk dalam kode etik koran The Times yang bisa anda buka di website The New York Times Company. Ada sekitar 155 kode etik yang diterapkan di koran ini, benar2 rinci. Tidak heran jika berita2 yang disajikan sangat berkualitas. Sedangkan di Indonesia, tiap kode etik yang dikeluarkan organisasi2 jurnalistik tidak ada yang lebih dari 20!!!

Jangan segan2 ikut bertukar pikiran tentang hal ini…

Kasi komen ya…

1 komentar:

  1. males baca..hehe kepanjangan...jangan lupa kalo copy paste artikel orang kasih tau sumbernya..ketangkep loh./.kode etik

    BalasHapus